
| Nama | I Gede Satya Kairendra Divantara Madhava |
| Tempat Tanggal Lahir | Bali, 14 Agustus 1997 |
| Zodiak | Leo |
| MBTI | ENTP |
| Jenis Kelamin | Laki-laki |
| Orientasi Seksual | Homoseksual |
| Pekerjaan | Tattoo artist |

Bagi sebagian orang, menjadi beda merupakan suatu aib. Kebutuhan untuk menjadi sama seperti insan lainnya seringkali menjadi insting untuk bertahan hidup. Agar tidak dihina, agar tidak diinjak-injak. Menjadi manusia normal itu adalah sebuah keharusan, kata mereka.Namun bagi Kairendra, menjadi normal itu menyesakkan. Ia benci harus memaksakan diri seperti orang pada umumnya hanya untuk diberi label 'normal'. Ia menyukai pakaian bermode, riasan cantik pada wajahnya yang rupawan, hingga warna-warna nyentrik yang bisa membuat dirinya dapat terlihat bahkan dari kejauhan.Kairendra suka menjadi cantik, begitupun halnya dengan menjadi maskulin layaknya pria lainnya. Ia menyukai keduanya, sebuah hal yang tidak lumrah bagi pria kebanyakan. Dahulu sekali, ibunya akan menghardik Kairendra karena terpergok menggunakan perona bibir di kamarnya. Cemoohan akan meluncur dari bibirnya, menyebut Kairendra dengan kata-kata yang tak normal.Apa daya, Kairendra justru menyukai kala dirinya dipanggil tidak normal. Setidaknya ia tidak perlu mengikuti norma yang membuat dirinya muak. Memikirkannya saja membuatnya bergidik ngeri. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk merantau sejak kuliah untuk menghindari stigma buruk dari keluarganya.Kini Kairendra menjalani hidupnya sebagai tattoo artist di bilangan Jakarta Selatan setelah mendapatkan sertifikat dan lisensinya beberapa tahun lalu.Meskipun Kairendra terlihat garang dan nyentrik, sebenarnya dirinya adalah pribadi yang hangat. Hanya saja, tidak pada orang baru. Pria yang kerap dipanggil Kai itu sedikit menghindar jika bertemu dengan orang asing. Kai lebih suka hidup di dalam dunianya sendiri, dengan norma yang ia ciptakan untuk dirinya sendiri.

PENAFIAN!Cerita dan karakter ini sepenuhnya bersifat fiksi dan tidak memiliki afiliasi dengan klaim wajah yang dipilih (Hongjoong ATEEZ). Adapun apabila ada kesamaan nama, latar dan cerita merupakan ketidaksengajaan dan murni dari apa yang penulis caritahu. Mohon maaf apabila terjadi kesamaan, jika sekiranya keberatan bisa menghubungi via pesan langsung.Tanda kurung yang digunakan:
Kata. / "Kata." : Dalam karakter
( Kata. ) : Di luar karakter
#Rufus
Kata. : Penulis yang berbicara
RUFUS, 2026